u3-apalah
“Jangan Mau Di Bully”

  Di berbagai sekolah masih ada banyak sekali kasus bullying. Namun orang-orang   memilih diam karena takut, malu, atau merasa tidak ada yang mendukung.   Padahal  membiarkan diri di bully hanya akan mengurangi rasa percaya diri dan   merusak  kesehatan mental.  

  Bullying tidak selalu berupa kekerasan fisik, ejekan, hinaan, pengucilan hingga   penyebaran rumor di media sosial.  Bahkan di era digital, kasus cyberbullying  semakin meningkat dan dampaknya lebih luas dan besar.

  Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk membangun keberanian dan   ketegasan. Jangan berkata takut “berhenti” saat seseorang mulai melewati batas.   Ceritakan kejadian yang dialami kepada orang tua, guru, atasan, atau pihak yang   dipercaya.

  Dengan begitu kita berarti menghargai diri sendiri. Setiap orang berhak   dihormati, aman, dan diterima apa adanya. Dengan saling mendukung dan berani   melawan perundungan, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan   positif.

 

 

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait