Di berbagai sekolah masih ada banyak sekali kasus bullying. Namun orang-orang memilih diam karena takut, malu, atau merasa tidak ada yang mendukung. Padahal membiarkan diri di bully hanya akan mengurangi rasa percaya diri dan merusak kesehatan mental.
Bullying tidak selalu berupa kekerasan fisik, ejekan, hinaan, pengucilan hingga penyebaran rumor di media sosial. Bahkan di era digital, kasus cyberbullying semakin meningkat dan dampaknya lebih luas dan besar.
Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk membangun keberanian dan ketegasan. Jangan berkata takut “berhenti” saat seseorang mulai melewati batas. Ceritakan kejadian yang dialami kepada orang tua, guru, atasan, atau pihak yang dipercaya.
Dengan begitu kita berarti menghargai diri sendiri. Setiap orang berhak dihormati, aman, dan diterima apa adanya. Dengan saling mendukung dan berani melawan perundungan, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan positif.

